Ticker

6/recent/ticker-posts

Musim Durian Bawa Berkah Warga Desa Pulau panggung Semendo









 Pewarta: Abdul Gani

  SEMENDE LENSA DESA- Setelah menunggu tiga tahun lamanya, musim durian akhirnya tiba dan membawa berkah bagi kebanyakan warga Desa Pulau panggung Kecamatan Semendo Kabupaten Muara Enim Sumatera-Selatan yang berprofesi sebagai petani durian. Camat Semende Darat Laut Edi Suprianto SP, M. SI Saat ditemui di Ruangannya mengatakan, rata-rata warganya merupakan komunitas petani yang menghidupi kebutuhan keluarga mereka sehari-harinya dengan hasil pertanian seperti, petani sawah, Petani Kopi dan durian Untuk Desa Pulau panggung Kecamatan SDL sendiri mayoritas warga merupakan petani Kopi dan padi serta Durian sebagai tanaman tahunan Namun, karena hasil panen yang ditunggu memakan waktu lama hingga bertahun-tahun, kata jelasnya kebanyakan dari mereka juga menyambi perkebunan durian tersebut dengan menanami berbagai jenis sayuran, seperti tomat, cabai, dan terung. "Sayuran tersebut ditanam di sela-sela perkebunan durian milik mereka. Hasil panen sayuran tersebut, kemudian dijual ke pasar mingguan istilah bahasa sini Kalangan paparnya. Sementara salah satu petani kopi dan Durian Abdul Gani warga Dusun 3 Desa Pulau panggung Kecamatan SDL,sangat senang karena musim yang dinanti-nanti telah tiba dan membawa berkah dengan penghasilan yang melimpah. Setiap harinya, tercatat sejak mulai durian di kebun miliknya mulai masak ia diuntungkan dengan hasil jual beli durian yang mencapai puluhan ribu rupiah. "Penghasilan rata-rata dari hasil penjualan durian itu, per orangnya mampu mendapatkan uang sedikitnya Rp200 ribu," ungkapnya. Menurut Abdul Gani "Walau musim durian ini hanya tiga tahun sekali, tapi sekali panen kami warga di sini merasa puas. Selain harganya yang mahal, durian di sini juga terkenal enak, sehingga kami tidak susah payah mencari pembeli. Belum lagi panen, sudah banyak yang pesan, terutama para pedagang yang Akan menjual lagi " paparnya. "Durian hasil panen ini kemudian dijual dengan harga 25 sampai 35 ribu per buah, jadi kalau dihitung-hitung, pendapatan per harinya mencapai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu," jelasnya. Pendapatan tersebut merupakan pendapatan bersih yang diterimanya dari pemborong yang berencana membawa durian tersebut ke sejumlah wilayah terdekat, Ungkapnya

Posting Komentar

0 Komentar